Gedung Kesenian Manggeng di Gampong Seuneulop, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), yang sudah lama terbengkalai, kini dikabarkan akan direhabilitasi pada tahun ini. Kabar ini menjadi angin segar bagi warga dan pegiat budaya, karena gedung tersebut semula diproyeksikan sebagai ruang ekspresi seni yang layak setelah dinyatakan siap dibangun oleh BRR.
Mengapa Rehabilitasi Gedung Kesenian Ini Penting?
Gedung kesenian bukan sekadar bangunan. Ia adalah “rumah bersama” untuk merawat identitas, memperkuat pendidikan karakter, serta membuka ruang tumbuhnya kreativitas generasi muda. Ketika fasilitas budaya dibiarkan terbengkalai, yang rugi bukan hanya estetika kota, melainkan juga ekosistem pembinaan seni dan literasi publik.
- Ruang belajar nonformal: tempat latihan tari, musik, teater, dan diskusi kebudayaan.
- Panggung talenta lokal: memberi kesempatan seniman daerah tampil secara bermartabat.
- Penguatan ekonomi kreatif: kegiatan seni memicu UMKM, kuliner, dan jasa pendukung acara.
- Simbol kebangkitan komunitas: rehabilitasi menunjukkan keseriusan merawat aset publik.
7 Fakta Penting yang Perlu Warga Ketahui
- Lokasi gedung: berada di Gampong Seuneulop, Kecamatan Manggeng, Abdya.
- Kondisi saat ini: sudah sangat lama terbengkalai dan tidak berfungsi optimal.
- Sejarah proyek: bangunan ini pernah disebut siap dibangun oleh BRR, namun kemudian terhenti dan terbengkalai.
- Rencana tahun ini: gedung disebut akan direhabilitasi pada tahun berjalan.
- Harapan masyarakat: hadirnya kembali ruang pertunjukan dan pembinaan seni bagi anak muda.
- Manfaat pendidikan: bisa menjadi pusat kegiatan literasi budaya dan ekstrakurikuler komunitas.
- Kunci keberhasilan: selain rehab fisik, diperlukan tata kelola pemanfaatan agar gedung tidak kembali terbengkalai.
Langkah Agar Gedung Tidak Kembali Terbengkalai
Rehabilitasi fisik perlu diikuti manajemen program. Gedung kesenian akan hidup jika rutin diisi kegiatan dan dikelola secara transparan.
- Buat kalender kegiatan tahunan (festival, pentas sekolah, lomba seni, pameran).
- Bentuk pengelola bersama melibatkan pemerintah gampong, komunitas seni, dan unsur pendidikan.
- Skema pemanfaatan yang adil: ruang dapat dipakai komunitas dengan prosedur sederhana namun tertib.
- Perawatan berkala: anggaran pemeliharaan kecil namun rutin lebih efektif daripada perbaikan besar berulang.
Penutup: Rehabilitasi adalah Awal, Kebudayaan adalah Tujuan
Rehabilitasi Gedung Kesenian Manggeng patut dijaga sebagai ikhtiar bersama untuk memuliakan pendidikan, budaya, dan masa depan generasi Abdya. Mari kita kawal agar rehab berjalan tepat sasaran, dan setelah rampung, gedung ini kembali menjadi panggung harapan—tempat lahirnya karya, karakter, dan kebanggaan daerah.